terima kasih duapuluh

hal yang kupelajari di usia 20 adalah tentang mencintai diriku sendiri.

Self-Love was a new thing that i knew when i was in my late 'teen age'. dimana saat itu sudah semakin banyak orang yg aware akan mental health sehingga campaign self love mulai menyeruak digembor-gemborkan.

dulu kupikir ketika kita mencintai diri sendiri, berarti kita harus selalu berusaha bahagia sehingga diri kita tidak merasakan kesedihan.

lalu, di tahun pertama usia 20an ini, aku belajar kalau ternyata self love tidak seperti yang kupikirkan dahulu.
when i am loving my self, it means i let my self to feel everything, and i accept it. termasuk kesedihan.
mencintai diri sendiri bukan berarti diri kamu tidak boleh bersedih. justru sebaliknya, kamu menerima diri kamu untuk bersedih dan menangis, itu bentuk kasihmu terhadap diri sendiri.

memeluk segala perasaan rumit yang berisik di kepala, lalu perlahan sembuh dan bangkit. mencoba menata segala sesuatu meskipun tertatih, karena a little step is also a step. melangkah pelan-pelan dengan semua beban yang aku baru sadari, "oh ternyata masuk ke pintu menuju dewasa itu banyak tidak enaknya, ya".

tahun pertama yang depannya angka 2. tahun pertama yg belakangnya gaada 'teen' lagi. ternyata usia 20 ku berisi banyak sekali pengalaman, yang kalo boleh ku nobatkan setahun ini jadi tahun ter seru dalam sejarah hidupku. hehehe.

seru. banyak roller coaster nya. menjadi lebih sibuk dari sebelumnya, banyak berpergian, banyak bertemu orang baru, banyak mencoba makanan baru, pergi ke tempat baru yang bahkan dulu aku tidak boleh pergi jalan-jalan menghabiskan waktu bersama teman-temanku. 

tahun pertemuan, tahun perpisahan. tahun kehilangan dan tahun mendapatkan. 

terima kasih duapuluh.

penasaran 21 akan seperti apa

Comments

Popular posts from this blog

hanya sebuah tulisan tentang novel Amelia si Anak Kuat

sulung