penutup
thankyou for trying to let him go, Ra. you're gonna be fine. ------------------------------------------------------------------------ -tentang salah seorang sahabatku, dan ceritanya untuk melepas luka- tik,tok,tik,tok... suara sekecil itupun rasanya sangat mengganggu kepalaku yang berisik, sejak tadi bergelut ingin menumpahkan semua isinya lewat telepon genggam yang huruf-hurufnya sudah siap untuk ditekan. banyak suara yang berbicara kepadaku, "sudah..lupakan saja", "kamu akan baik-baik saja tanpanya", "dia sama sekali tidak memikirkanmu, mengapa kamu sebegitu pusingnya?" hahaha.. aku tertawa getir. mereka seperti tidak mengerti perasaanku -atau memang hanya aku sendiri yang mengerti- bukan aku tidak paham mana yang baik mana yang tidak. bukan aku tidak tahu apa yang seharusnya aku lakukan. aku tau kok, tau. aku paham. aku hanya masih berusaha mencerna semua yang terjadi. angin yang datang memang kecil saja, namun ia bergerombol, sehingga bisa membuat...