pergilah sedih, pergilah resah.

jauh sekali ke dalam jika ingin menilik kepalaku, sungguh dipenuhi sesak dan isak.

kamu akan temukan rindu, hampir sama banyak dengan takut.

sendirinya sunyi, dihadapan mereka ia sembunyi, yang akan kamu lihat hanyalah sinar mentari. 

"tolong, tenanglah", kataku. 

berisik ini mengusir lelapku, seakan membuang tumpukan kesibukanku.

Comments

Popular posts from this blog

hanya sebuah tulisan tentang novel Amelia si Anak Kuat

sulung