dear, us...
... September 2024
kepada siapapun perhatianku pernah bertuan, ia abadi di tempatnya masing-masing. tiap hal punya masanya sendiri layaknya memiliki tenggat waktu. tidak ada yang benar-benar jelas, manusia itu dinamis dan bisa berubah : itu adalah kenyataan yang harus dihadapi.
kedekatan ini bukan cuma "sekedar", ternyata ia bisa ku maknai lebih dari itu. hal ini jugalah yang akan menjawab mengapa aku memberikan kesempatan untuk cerita ini bisa berlanjut.
waktu singkat ini menyadarkanku bahwa perayaan mati rasa itu bohong. aku ternyata masih bisa membuka pintu untuk orang baru. bukan perihal salah atau benar, bisa atau tidak, atau perihal ujung ceritanya. namun ternyata perasaan menyenangkan itu masih ada. tersenyum seperti orang bodoh yang hanya menatap layar, namun perasaan keduanya melambung tinggi seperti bertemu pada satu radar. kisah sebelumnya yang meninggalkan bekas terlalu dalam itu, sempat menutup semua kemungkinan perasaan yang sebenarnya bisa ku rasakan lagi. tapi nyatanya cinta habis di orang lama itu hanya bualan belaka. tiap manusia akan punya cerita baru lagi dan kesempatan baru lagi, yang mungkin saja tanpa kita nantikan ia datang tiba-tiba.
kita mungkin akan kembali bertemu. kamu dengan pemikiran yang jauh lebih matang dan kamu yang telah mengukir ceritamu sendiri. juga aku yang akan melangkah lebih jauh lagi menambah tumpukan ceritaku.
"kita" yang ku maksud bisa saja bukan benar-benar kita berdua. entah aku menemukanmu dalam diri orang lain, dan kamu yang kembali bisa melihatku lewat paras perempuan lain yang menarik perhatianmu.
mungkin akan kutemui sosok sepertimu, tapi dengan takdir yang sejalan.
sampai saat itu tiba, banyak hal yang akan terjadi, akan banyak yang tidak berjalan sesuai rencanamu, akan banyak yang mengejutkan dari dunia. proses pendewasaan kadang bisa terasa menyakitkan, menempamu menjadi lebih kuat dan tegar. tapi tolong ketahuilah bahwa kita berdua tidak akan benar-benar hilang dan masih bisa saling mendapatkan.
bagaimanapun kesan yang kamu tinggalkan dalam cerita ini, semua goresannya biar ku simpan sendiri, tapi semua lucunya biar jadi topik hangat yang bisa diceritakan nanti. agar cahaya cerah dari diriku tidak akan redup sedikitpun, sifat jenaka dariku akan selalu kamu temui, dan seperti katamu, "wajah yang ramah dan lucu" ini semoga akan tetap begitu.
karena sekali lagi, aku tidak bisa menyalahkanmu, semuanya hanya sesederhana "ini bukan waktu kita"
"senang bisa hadir di awal ceritamu pada lembar baru, semoga setidaknya kamu bisa mengingat sesuatu. selamat berkelana dalam perjalanan panjang yang baru saja kau mulai. tolong tetap sehat, ya?"
Comments
Post a Comment