-gen z dan ketakutannya
generasi yang sudah mulai menguasai dunia alias gen z (gen zi, jen zi, gen set, jen set, macam macam cara orang menyebutnya), ternyata punya banyak sekali ketakutan.
sadar gak sih kalau exposure yang terlalu besar dari sosial media itu sangat mempengaruhi bagaimana gen z berpikir dan bertindak.
gen z yang jiwanya stuck di SMA ini harus berhadapan sama usia yang ternyata seserius itu. kita harus berhadapan sama tantangan dunia yang ternyata adalah pikiran kita sendiri.
kita terlalu banyak mengonsumsi kehidupan orang lain, yang mana sebenarnya bisa jadi influence yang bagus, tapi banyak juga buruknya. terlalu banyak opini yang ditelan, banyak sekali pendapat yang mempengaruhi kita. sampai-sampai kita jadi bingung, "jadi yang baik itu gimana?"
apalagi kalo bicara soal relasi dengan orang lain, terlebih tentang pernikahan.
dikit dikit pengen nikah, dikit dikit takut nikah.
buat gen z yang memasuki umur 20an, apalagi kakak kakak gen z senior yang umurnya udah 27/28 itu, pasti makin bingung, "gimana ya melanjutkan hidup ini"
background story keluarga yang brokenhome, kasus KDRT yang makin marak dan semuanya jadi viral, tiba tiba ada lagi yang selingkuh, besok ada lagi video soal 'marriage is scary'. gimana gen z gak makin takut nikah? gimana angka pernikahan gak menurun?
eh tapi, di tengah-tengah fyp muncul video keluarga abe dan keluarga ritsuki, seperti angin sejuk di siang bolong. bikin gen z kesemsem sendiri, membayangkan keluarga kecil yang akan dibentuknya kelak. keluarga kecil yang saling melengkapi, saling menemukan, menyadarkan sejenak kalau ternyata marriage is not scary (if we find the right person)
terus gimana dong "find the right person" itu?
ya saya juga gatau sih, mungkin banyak banyak doa aja ya kak. hehe.
Comments
Post a Comment